Bersukacitalah
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!
Biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,
maka pohon-pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Kasih setia nya kepada semesta dan semua
Maklum hidup yang membutuhkan tak pernah
Berhenti seperti air yang mengalir tanpa henti
Maka ijinkan aku mencintaimu tanpa syarat
Maka aku akan mencintaimu seperti, Tuhan mencintau,Domba- dombanya
Walaupun domba- slalu membuat,Tuhan.Mara tapi,Tuhan tak perna melupakan,
Domba-dombanya yang sedang membutuhkan nya..
PERCAYALAH..
Yang ku pikir cinta hanya seperti cerita
Nyatanya cinta memberikan pengalaman buat kita...
Kadang sakit dan kadang hati gembira karna cinta tak perna membohongi hati yang sedang berada
Sakit meski sakit ituu akan menjelaskan bawah bagaimana rasanya menjalani hubungan dengan orang yang kita cinta....
Namun orang yang kita cintai hanya mewarnai hati
Akan tertinggal selama Nya walau itu sekedar mewarnai...
Ikhlas kan apa yang terjadi biarkan hati mu menangis
Karna tangisan hati tidak pernah membohongi...
betapa cintanya kita kepada-nya.....
February Telah Berpulang...
February terimakasih atas kelu kesa yang kau ajarkan kepada makhluk sosial
Ijinkan aku menerima bulan,Maret ini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan dan ketulusan hati
Agar kami kuat menghadapi cobaan yang datang...
Februari jika di bulan Maret ini kau mengajak aku untuk mencintai lebih dalem danau tobah
Tolong siapkan Dewi ku yang bisa menerima kekurangan aku.....
Nasihat untuk mencari hikmat
Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku.
Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku, aku diajari ayahku, katanya kepadaku: “Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.
Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku.
Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya. Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian.
Junjunglah dia, maka engkau akan ditinggikannya; engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya.
Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu.”
Hai anakku, dengarkanlah dan terimalah perkataanku, supaya tahun hidupmu menjadi banyak.
Aku mengajarkan jalan hikmat kepadamu, aku memimpin engkau di jalan yang lurus. Bila engkau berjalan langkahmu tidak akan terhambat, bila engkau berlari engkau tidak akan tersandung.
Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya, peliharalah dia, karena dialah hidupmu.
Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat.
Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus.
Karena mereka tidak dapat tidur, bila tidak berbuat jahat; kantuk mereka lenyap, bila mereka tidak membuat orang tersandung; karena mereka makan roti kefasikan, dan minum anggur kelaliman.
Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.
Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.
Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.
Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.
Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.
Komentar
Posting Komentar